Pada tanggal 27 Desember 2024, kegiatan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) dilaksanakan di kebun PKK Desa Sidobangun. Kegiatan ini dimulai pada pukul 07.30 WIB dan melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa KKN Pintar UNUGIRI kelompok 51, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Penanaman TOGA ini merupakan salah satu program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tanaman obat keluarga sebagai solusi kesehatan alami dan mandiri.
Sebelum kegiatan dimulai, persiapan dilakukan dengan matang. Mahasiswa KKN bersama perangkat desa menyiapkan lahan di kebun PKK yang akan digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman obat. Jenis tanaman yang ditanam meliputi jahe, kunyit, kencur, daun sirih, lidah buaya, dan beberapa tanaman lainnya yang memiliki khasiat kesehatan. Lahan dibersihkan dan diberi tanda untuk setiap jenis tanaman agar proses penanaman lebih terorganisir.
Pak Kepala Desa, Drs. Kayan, memberikan arahan langsung kepada mahasiswa dan masyarakat mengenai tata cara penanaman yang baik dan manfaat dari masing-masing tanaman obat. Perangkat desa juga membantu dalam mempersiapkan peralatan seperti cangkul, sekop, dan ember untuk mempermudah proses penanaman.
Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Pak Kepala Desa yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam mengadakan program penanaman TOGA ini. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman yang bermanfaat, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan dan kesehatan desa.
Setelah sambutan, mahasiswa KKN memimpin sesi pengenalan jenis-jenis tanaman obat yang akan ditanam. Setiap mahasiswa bertugas menjelaskan manfaat dari masing-masing tanaman, seperti jahe yang dikenal sebagai anti-inflamasi, kunyit sebagai antioksidan, dan daun sirih yang bermanfaat untuk kesehatan kulit.
Proses penanaman dilakukan secara bergotong royong. Pak Kepala Desa dan perangkat desa turut serta dalam menanam, memberikan contoh kepada masyarakat bahwa kegiatan ini adalah tanggung jawab bersama. Mahasiswa KKN membantu masyarakat dalam menggali lubang, menanam bibit, dan menyiram tanaman. Kebersamaan ini menciptakan suasana yang hangat dan penuh semangat.
Kegiatan penanaman TOGA ini tidak hanya berdampak pada lingkungan fisik desa tetapi juga pada kesadaran masyarakat. Dengan adanya kebun TOGA di Desa Sidobangun, masyarakat diharapkan dapat:
- Memanfaatkan Tanaman Obat: Masyarakat dapat menggunakan tanaman obat untuk kebutuhan kesehatan sehari-hari tanpa harus bergantung pada obat-obatan kimia.
- Meningkatkan Ketahanan Pangan: Kebun TOGA dapat menjadi sumber pangan alternatif yang sehat dan alami.
- Menciptakan Lingkungan Asri: Penanaman tanaman obat juga membantu menciptakan lingkungan desa yang lebih hijau dan asri.
Bapak Kepala Desa menyampaikan harapannya agar kebun TOGA ini dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat. Beliau juga mengajak perangkat desa dan PKK untuk menjadikan kebun TOGA sebagai salah satu ikon Desa Sidobangun yang mandiri dan sehat.
Bapak Hafizh, salah satu perangkat desa, turut menyampaikan kesan dan pesan dalam kegiatan ini. Beliau mengatakan, "Saya berterima kasih kepada adik-adik KKN dari UNUGIRI karena telah melaksanakan program kerja berupa penanaman TOGA di Desa Sidobangun. Saya berharap semoga tanaman TOGA ini dapat bermanfaat bagi warga Sidobangun, khususnya dalam masalah kesehatan."
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga. Mereka tidak hanya belajar tentang pentingnya tanaman obat tetapi juga merasakan kebersamaan dengan masyarakat dalam mewujudkan program kerja. Salah satu mahasiswa, Izul Muawanah, mengungkapkan, "Kami sangat senang bisa berkontribusi untuk Desa Sidobangun. Semoga kebun TOGA ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat."
Kegiatan penanaman TOGA di Desa Sidobangun berjalan dengan sukses dan lancar. Dengan semangat gotong royong, masyarakat dan mahasiswa KKN berhasil menciptakan kebun TOGA yang bermanfaat untuk kesehatan dan lingkungan. Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu perangkat desa, memohon agar kebun TOGA ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi semua.
Semoga program ini menjadi langkah awal untuk kegiatan-kegiatan produktif lainnya yang mendukung kemajuan Desa Sidobangun menuju desa yang mandiri dan sejahtera.