You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sidobangun
Desa Sidobangun

Kec. Kedungpring, Kab. Lamongan, Provinsi Jawa Timur

"Selamat datang di Website Resmi Desa Sidobangun, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Bersama membangun Desa untuk masa depan yang lebih baik! Sejarah Desa

Kegiatan Meronce Mahasiswa KKN Pintar Kelompok 51 Desa Sidobangun: Mengasah Kreativitas Anak-anak dengan Cara Menyenangkan

Admin 04 Januari 2025 Dibaca 657 Kali
Kegiatan Meronce Mahasiswa KKN Pintar Kelompok 51 Desa Sidobangun: Mengasah Kreativitas Anak-anak dengan Cara Menyenangkan

Pada tanggal 23 Desember 2024, mahasiswa KKN Pintar Kelompok 51 Desa Sidobangun kembali melaksanakan salah satu program kerja unggulan mereka, yaitu kegiatan meronce. Program ini bertujuan untuk mengasah kreativitas anak-anak desa dengan membuat gelang, cincin, dan berbagai kerajinan tangan lainnya menggunakan bahan-bahan sederhana. Bertempat di Rumah Kreasi Desa Sidobangun, acara ini diikuti oleh puluhan anak-anak dengan penuh antusias, didukung oleh orang tua dan perangkat desa.

Pembukaan Kegiatan dengan Senam Pagi Bersama

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan senam pagi bersama di halaman Rumah Kreasi. Dipandu oleh salah satu mahasiswa KKN, senam berlangsung meriah dan penuh semangat. Anak-anak, orang tua, dan beberapa perangkat desa berpartisipasi dengan antusias, menciptakan suasana yang ceria dan energik.

"Senam pagi ini penting untuk memberikan energi dan semangat kepada anak-anak sebelum mereka mulai berkreativitas. Selain itu, senam juga mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan," ujar salah satu anggota KKN.

Senam pagi tidak hanya menjadi pembuka acara, tetapi juga berfungsi untuk memupuk rasa kebersamaan antara mahasiswa KKN, warga desa, dan anak-anak yang menjadi peserta kegiatan.

Proses Kreatif Meronce

Setelah senam selesai, anak-anak diarahkan ke dalam Rumah Kreasi untuk memulai kegiatan utama, yaitu meronce. Sebelum memulai, mahasiswa KKN memberikan pengantar singkat tentang apa itu meronce, alat dan bahan yang digunakan, serta langkah-langkah membuat kerajinan seperti gelang dan cincin. Alat dan bahan yang disiapkan meliputi:

  • Tali elastis

  • Mutiara plastik berwarna-warni

  • Manik-manik berbentuk bunga dan bintang

  • Gunting kecil

Setiap anak diberikan satu set alat dan bahan. Mahasiswa KKN dengan sabar dan telaten mendampingi anak-anak dalam setiap tahap pembuatan kerajinan, mulai dari memasukkan manik-manik ke tali hingga mengikat simpul akhir.

Anak-anak terlihat sangat antusias dan bersemangat selama kegiatan berlangsung. Mereka saling berbagi ide tentang kombinasi warna dan pola yang menarik untuk gelang atau cincin mereka. Beberapa anak bahkan mencoba membuat kreasi baru seperti kalung atau gantungan kunci.

"Aku suka warna biru, jadi aku buat gelang ini dengan banyak manik-manik biru," kata seorang anak perempuan sambil menunjukkan hasil karyanya.

Mahasiswa KKN memberikan apresiasi kepada setiap anak yang berhasil menyelesaikan karyanya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kebanggaan anak-anak terhadap hasil kreativitas mereka.

Dukungan dari Orang Tua dan Perangkat Desa

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan anak-anak, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari orang tua dan perangkat desa. Beberapa orang tua bahkan ikut membantu anak-anak mereka dalam meronce, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

"Kegiatan seperti ini sangat positif untuk anak-anak. Mereka tidak hanya belajar keterampilan baru, tetapi juga bersenang-senang bersama teman-temannya," ujar salah satu orang tua yang hadir.

Mengabadikan Momen dan Harapan ke Depan

Kegiatan meronce diakhiri dengan sesi foto bersama u

ntuk mengabadikan momen kebahagiaan dan kebanggaan anak-anak atas hasil karya mereka. Setiap anak membawa pulang hasil kreasinya sebagai kenang-kenangan dari kegiatan tersebut.

"Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak, serta memotivasi mereka untuk terus berkreativitas di rumah," kata salah satu mahasiswa KKN.

Kegiatan meronce ini menjadi salah satu program kerja yang sangat berkesan bagi mahasiswa KKN maupun masyarakat Desa Sidobangun. Selain melatih keterampilan motorik halus anak-anak, kegiatan ini juga memperer

at hubungan antara mahasiswa KKN dan warga desa.

Rencana Kegiatan Kreatif Selanjutnya

Ke depan, mahasiswa KKN berencana untuk mengadakan kegiatan serupa dengan tema yang berbeda, seperti melukis atau membuat kerajinan dari bahan daur ulang. Hal ini dilakukan untuk terus mendukung perkembangan kr

eativitas anak-anak Desa Sidobangun dan memberikan pengalaman belajar yang beragam.

Kegiatan meronce ini membuktikan bahwa dengan

 ide sederhana dan pelaksanaan yang baik, mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Semoga kegiatan-kegiatan berikutnya dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi, serta menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya.

WhatsApp_Image_2024-12-26_at_05-22-22

"Program-program yang melibatkan anak-anak, seperti kegiatan meronce dan pelatihan keterampilan lainnya, adalah investasi besar dalam membangun generasi kreatif dan percaya diri. Hal ini menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap pendidikan nonformal di masyarakat."
Elfa Najwa Rahmani 04 Januari 2025
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 16.000,00 Rp 16.000,00
100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 16.000,00 Rp 16.000,00
100%

APBDes 2025 Pembelanjaan